Para Wanita, Berhati-hatilah dengan Ayam Potong
Ada info kesehatan penting dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG
untuk para wanita khususnya. Informasi ini berkaitan dengan kemungkinan kebiasaan mengkonsumsi ayam potong (broiler).
Tentu ini berbeda dengan ayam kampung. Karena kedua jenis ayam ini memang beda
di harga dan di rasa.
Ayam kampung jelas lebih enak. Begitu juga harganya jelas
lebih mahal. Karena itu banyak ibu-ibu/wanita yang lebih memilih membeli ayam
potong sebagai lauk untuk dimasak. Dan rasanya tetap lezat bukan? Bahkan sampai
bagian sayap, ceker dan kepala sampai leher ayam potong tersebut.
Entah Anda sudah menikah atau belum, maka wanita harus
berhati-hati... Ini yang disampaikan oleh dr. Rosdiana Ramli, SpOG.
Baru-baru ini telah terjadi pada seorang wanita Indonesia
(tidak usah disebut identitas-nya), tumbuh "cyst" dalam rahim (kista
coklat), melakukan operasi tumor yang penuh dengan darah, dan darahnya berwarna
hitam gelap..
Mereka berpikir, bahwa setelah operasi akan sembuh, tetapi
hanya beberapa bulan kambuh lagi, sehingga akhirnya mereka melakukan konsultasi
ke ginekolog..
Dokter Ginekolog tersebut kemudian bertanya: "Apakah
Anda suka makan sayap ayam, leher ayam dan ceker ayam..?"
Wanita itu sangat terkejut..? Lalu bertanya:
"Loh, kok dokter bisa tahu kesukaanku..?"
Dokter: "Hormon pertumbuhan (growth-hormone) ayam
ataupun antibiotiknya, selalu diinjeksi di bagian sayap,atau leher ayam..
Sementara kaki ayam tempat menimbun end product antibiotik
dan turunan second hormonal..
Dokter tersebut meneruskan: "Karena itu kegemaran makan
sayap ayam atau kaki, akan serta merta menambah sekresi hormon bagi wanita..
Akibatnya second hormonal tersebut akan terakumulasi menjadi toxin yang
ujung-ujungnya menjadi karsinogen,sehingga wanita peng-konsumsi sayap, kaki dan
leher ayam, sangat rentan terkena kanker yang berkenaan dengan kelenjar
hormonal seperti: kanker rahim, cervix dan payudara..
Oleh karena itu, kami menyarankan Anda jangan banyak
mengkonsumsi sayap ayam atau kakinya..
Saat ini 80% wanita memiliki fibroid/rahim dan mudah untuk
mendapatkan kista coklat tersebut.."
SEHAT ITU TAK TERNILAI. Ketika Anda melihat pesan ini, apa
yang akan Anda lakukan..? Meneruskannya kepada teman dan keluarga di sekitar
(terutama teman-teman perempuan)..
Atau mengabaikan dan skeptis..?
Ekspektasi saya:
Jika di friend-list anda ada ribuan teman, cukup 10 orang
saja yang men-share ulang, sehingga minimal juga ada 10 orang yang baca.. Siapa
tahu di kelipatan ke sekian kalinya, ada yang tertolong..? Karena Anda peduli..
Indahnya berbagi...
Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Para Wanita, Berhati-hatilah dengan Ayam Potong"
Posting Komentar